PERKEMBANGAN BAHASA ANAK
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK
Oleh : Siti Munawaroh (A1D117039)
smunawaroh425@gmail.com
smunawaroh425@gmail.com
PENDAHULUAN
Bahasa
merupakan alat komunikasi yang diperoleh manusia sejak lahir. Pada awal bayi dilahirkan belum
memiliki kemampuan dalam berbicara dengan
orang lain. Penguasaan sebuah bahasa oleh seorang anak dimulai dengan perolehan bahasa pertama yang sering
kali disebut bahasa ibu. Pemerolehan bahasa
merupakan sebuah proses yang sangat panjang sejak anak belum mengenal sebuah bahasa sampai fasih berbahasa.
Pemerolehan bahasa pertama (lenguage acquisition)
adalah proses pemahaman dan penghasilan bahasa pada manusia melalui beberapa
tahap, mulai dari meraban sampai kefasihan penuh; sedangkan pembelajaran bahasa
(lenguage learning) diartikan sebagai
proses dkuasainya bahasa sendiri atau bahasa lain oleh manusia
(Kridalaksana, 2011:159).
PEMBAHASAN
Nama : Alvaro Leo Haidar
Tempat,
Tanggal Lahir: Jambi, 19 Februari 2018
Umur : 1 Tahun 8 Bulan
1.
Bahasa
yang digunakan
Berdasarkan
pengamatan yang saya lakukan pada tanggal 12 Oktober 2019, dengan mengamati
anak yang biasa di panggil Leo berumur 1 Tahun 8 Bulan. Dari pengamatan
tersebut terlihat Leo telah memiliki beberapa koakata yang sering ia sebutkan.
Namun, masih kurang jelas dalam penyebutan bunyi bahasa atau fonologi. Leo juga
sering menggunakan gerakan tubuhnya dalam berkomunikasi dengan lingkungan
sekitar.
a.
Kosa
kata
Beberapa kosakata yang
disebutkan Leo yakni :
1. Mama
Leo telah mampu
menyebutkan kata “Mama”. Bahkan karena Leo memiliki pengasuh yang setiap hari
bersamanya, Leo juga memanggil pengasuhnya dengan sebutan “Mama Uni” yang
berarti “Mama Yuni”.
2. Papa
Leo telah bisa
menyebutkan kata “Papa”
3. Oop
Leo memanggil adik dari
pengasuhnya yang bernama “Olip” dengan panggilan “Oop”. Hal ini berarti Leo
belum mampu menyebutkan kata secara utuh.
4. Uung
Leo memanggil anak dari
pengasuhnya yang dengan kata “Uung”, nama dari Uung sebenarnya yakni “Nurul”
hanya saja banyak orang disekitarnya memanggilnya dengan sebutan Uung. Hal ini
membuktikan bahwa anak suka meniru orang lain dalam berbicara.
5. Mamam
Leo mengucapkan kata
“Mamam” yang berarti ia ingin makan atau menginginkan suatu makanan.
6. Nenen
Leo mengucapkan kata
“Nenen” ketika ia meminta minum ataupun meminta susu.
7. Jajan
Leo mengucapkan kata
“Jajan” ketika ia ingin jajan.
b.
Kalimat
Leo
masih belum bisa menyusun kalimat yang ingin diucapkannya, dalam pengucapan
kata Leo masih belum jel as, seperti
ketika ia menyukai kucing dan ingin mengajak kucing bermain, ia hanya bisa mengucapkan
“nah, nah, nah...” ia belum bisa merangkai sebuah kalimat.
2.
Gerak
tubuh
Leo
juga menggunakan bahasa tubuhnya dalam berkomunikasi, ketika ia melihat monyet
ia menunjuk-menunjuk monyet tersebut sambil menggerakan tubuhnya. Ketika ia
bermain dengan kucing Leo juga mengucapkan kata “nah, nah, nah,..” sambil
mendekat dan mencoba memegang kucing tersebut.
3.
Analisis
berdasarkan Teori
Menurut
Piaget dan Vygotsky (dalam Tarigan, 1988) tahap-tahap perkembangan bahasa anak
adalah sebagai berikut.
Usia
|
Tahap Perkembangan Bahasa
|
0,0-
0,5
|
Tahap
meraban (pralinguistik) pertama
|
0,5-1,0
|
Tahap
meraban (pralinguisti) kedua : kata non sense
|
1,0-2,0
|
Tahap
linguistik I : Holofrastik : Kalimat satu kata
|
2,0-3,0
|
Tahap
linguistik II : Kalimat dua kata
|
3,0-4,0
|
Tahap
linguistik III : Pengembangan tata bahasa
|
4,0-5,0
|
Tahap
linguistik IV : Tata bahasa pra dewasa
|
5,0
|
Tahap
linguistik V : Kompetensi penuh
|
Berdasarkan
hal tersebut Leo termasuk ke dalam tahap linguitik I : Holofrastik atau kalimat
satu kata. Berdasarkan teori tersebut anak pada tahap ini adalah tahap dimana
anak sudah mulai mengucapkan satu kata. Menurut Tarigan (1985). Ucapan-ucapan
satu kata pada periode ini disebut holofrase/holofrastik
karena anak-anak menyatakan makna keseluruhan frase atau kalimat dalam satu
kata yang diucapkannya itu.
Berdasarkan
pengamatan perkembangan bahasa Leo telah sesuai dengan teori yang ada yakni Leo
mulai dapat mengucapkan satu kata yang memiliki makna. Seperti mengucapkan kata
“Mamam” ketika melihat orang sedang membawa makanan, itu berarti ia sedang
meminta makanan tersebut.
Berdasarkan teori
pada tahap ini gerakan fisik seperti menyentuh, menunjuk,
mengangkat benda dikombinasikan dengan satu kata. Seperti halnya gerak isyarat,
kata pertama yang dipergunakan bertujuan untuk memberi komentar terhadap objek
atau kejadian di dalam lingkungannya. Satu kata itu dapat berupa, perintah,
pemberitahuan, penolakan, pertanyaan, dan lain-lain. Di samping itu menurut
Clark (1977) anak berumur 1 tahun menggunakan bahasa isyarat dengan lebih
komunikatif. Fungsi gerak isyarat dan kata manfaatnya bagi anak itu sebanding.
Dengan kata lain, kata dan gerak itu sama pentingnya bagi anak pada tahap
holofrasa ini.
Perkembangan bahasa Leo telah sesuai
dengan teori yang ada yakni Leo juga menggunakan gerakan fisik dalam
berkomunikasi. Seperti ketika Leo melihat monyet ia menunjuk-menunjuk monyet
tersebut sambil menggerakan tubuhnya. Ketika ia bermain dengan kucing Leo juga
mengucapkan kata “nah, nah, nah,..” sambil mendekat dan mencoba memegang kucing
tersebut.
Leo mampu mengucapkan beberapa kosakata
tetapi masih belum begitu jelas bunyi bahasa atau fonemnya. Dengan mengucapkan
satu kata terkadang kata tersebut memiliki banyak makna bahkan mengandung satu
kalimat. Perkembangan bahasa pada Leo juga di pengaruhi oleh lingkungannya.
Komentar
Posting Komentar