Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Hakikat Berbicara (Materi 5)

“HAKIKAT BERBICARA” 1.       1. Konsep Dasar Berbicara A.     Pengertian Berbicara Banyak ahli komunikasi telah mengungkapkan pendapatnya tentang batasan berbicara. Muljana mengatakan bahwa batasan berbicara harus dilihat kemanfaatannya untuk menjelaskan fenomena yang dibatasi (200: 42). Sesuai dengan kebutuhannya, berbicara didefinisikan, misalnya berbicara adalah bentuk komunikasi dengan menggunakan media bahasa. Secara umum, berbicara merupakan proses penuangan gagasan dalam bentuk ujaran-ujaran. Ujaran-ujaran yang muncul merupakan perwujudan dari gagasan yang sebelum berada pada tataran ide. Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan oleh Suhendar, Berbicara adalah proses perubahan wujud pikiran/perasaan menjadi wujud ujaran . (1992: 20). Ujaran yang dimaksud adalah bunyi-bunyi bahasa yang bermakna. Ada beberapa hal yang perlu diungkapkan berkaitan dengan batasan berbicara, yaitu: 1.       Berbicara Merupakan Ekspres...

Refleksi Praktik Menyimak (Materi 4)

“Refleksi” Pada pertemuan praktik menyimak mata kuliah Keterampilan Berbahasa Indonesia, terdapat dua kelompok yang menyajikan media pembelajaran guna menarik minat siswa dalam praktik menyimak, dan melaksanakan pembelajaran di kelas.             Pada kelompok pertama pemateri menggunakan media pembelajaran buku pop up dalam pembelajarannya, media buku pop up sangat menarik minat peserta didik dalam belajar, pembawaan pemateri yang berperan sebagai guru juga menyenangkan sehingga kelas dapat dikuasai dengan baik. Peserta didik juga dapat menyimak materi yang di sampaikan guru, sehingga peserta didik dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru dengan tepat. Namun, terdapat kekurangan didalam pembelajaran tersebut dimana guru tidak mengajak peserta didik berdoa sebelum memulai pelajaran, serta tidak mengabsensi peserta didik.             Pada kelompok kedua,...

Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak di SD (Materi 3)

“Strategi Pembelajaran Menyimak” Pengertian Strategi Pembelajaran Menyimak       Strategi merupakan suatu seni merancang kegiatan proses pembelajaran. Strategi pembelajaran bahasa adalah tindakasn pengajar melaksanakan rencana mengajar bahasa. Sedangkan strategi pembelajaran keterampilan menyimak adalah seni merancang tindakan pelaksanaan proses pembelajaran mengenai kemampuan menginformasikan kembali pemahamannya melalui keterampilan berbicara maupun menulis. 1.       Menyimak dalam Pengajaran Bahasa : David Nunan Selama tahun 1980, pendukung dari menyimak dalam bahasa kedua juga didorong oleh hasil lahan bahasa pokok kita. Di sini, orang-orang seperti Gillian Brown dapat mendemonstrasikan pentingnya perkembangan orasi (kemampuan mendengar dan berbicara) sama baiknya dengan literasi, di sekolah. Sebelum ini, hal tersebut diakui bahwa pembicara bahasa pokok memerlukan instruksi dalam bagaimana cara membaca dan menulis, tetapi dalam b...

Keterampilan Berbahasa Menyimak (Materi 2)

“Hakikat Menyimak” Menyimak didefinisikan oleh Tarigan (1987:28) sebagai suatu proses, yaitu mendengarkan lambang-lamba lisan dengan penuh perhatian, pemahaman apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi atau pesan serta memahami makna komunikasi yang telah disampaikan oleh pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan. Dalam kehidupan sehari-hari menyimak berperan sebagai penambah informasi atau pengetahuan dan pengalaman yang dapat kita pelajari dari orang lain dan dapat kita manfaat dalam kehidupan, sedangkan dalam pembelajaran, menyimak berperan sebagai berikut. 1. Dasar belajar bahasa. 2. Penunjang keterampilan berbicara, membaca, dan menulis. 3. Pelancar komunikasi lisan. 4. Penambah informasi atau pengetahuan. Menyimak sebagai salah satu keterampilan berbahasa tidak dapat berdiri sendiri. Artinya, menyimak memiliki kaitan yang erat dengan keterampilan berbahasa yang lain. Kaitan tersebut dapat dilihat pada uraian berikut ini. 1.  ...